Beli Rumah Baru VS Rumah Bekas / Second



Saat ini banyak sekali orang yang sedang mendambakan sebuah rumah impian yang akan menjadi tempat bernaung keluarga di masa depan. Dan ketika mencari, biasanya akan bertemu dengan pilihan untuk membeli rumah baru dari developer atau bekas (second).

Pada artikel ini kami ingin memberikan gambaran supaya konsumen bisa mendapatkan gambaran yang tepat sebelum memutuskan untuk memilih rumah baru atau bekas.

Membeli rumah baru dan rumah bekas (second) adalah dua pilihan yang berbeda dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing. Berikut adalah perbedaan utama di antara keduanya:

BELI RUMAH BARU ATAU RUMAH BEKAS


Rumah baru adalah properti yang belum pernah ditempati sebelumnya. Mereka umumnya dalam kondisi yang sangat baik dan sering kali dilengkapi dengan peralatan dan fitur terbaru.

Rumah bekas atau rumah second adalah properti yang pernah ditempati oleh pemilik sebelumnya. Mereka bisa memiliki beragam tingkat pemeliharaan dan perlu diperiksa lebih cermat untuk menentukan kondisi mereka.



HARGA RUMAH BARU VS RUMAH BEKAS


Rumah second seringkali bisa didapatkan dengan harga yang lebih murah. Misalnya apabila dalam kondisi tidak terawat atau pemiliknya sedang ingin menjual cepat dengan harga rendah. Jadi tidak ada patokan harga yang jelas. Hanya saja konsumen seringkali perlu melakukan perbaikan atau renovasi sendiri yang tentunya juga memiliki resiko dari segi biaya tambahan.

Berbeda dengan rumah baru yang harganya sudah pasti tertuang dalam Pricelist dan Surat Pemesanan Rumah. Dan yang lebih menariknya lagi adalah sekarang ini banyak sekali produk perumahan yang menyediakan Promo berupa subisidi DP KPR dan subsidi biaya akad kredit melalui bank. Jadi konsumen akan sangat diuntungkan di awal, karena tidak perlu mengeluarkan biaya yang besar. Cukup hanya membayar booking fee saja, bisa langsung akad kredit dengan bank.

SERAH TERIMA RUMAH


Rumah baru biasanya dibeli secara indent selama jangka waktu tertentu. Jadi tidak bisa langsung serah terima. Ada masa tunggu untuk dibangun terlebih dahulu. Jadi rumah baru kurang cocok untuk konsumen yang ingin segera menghuni rumah yang dibelinya. Tetapi sangat cocok untuk yang membutuhkan rumah tapi masih bisa menunggu. Apalagi dengan biaya awal yang lebih ringan, sambil menunggu rumahnya jadi. Misalnya pasangan baru yang akan segera menikah atau para pekerja yang sedang mendapatkan kenaikan karir dan jabatan.

Rumah second tentunya menyediakan rumah sudah jadi dan terkadang siap huni, tergantung kondisi. Jadi secara rentang waktu transaksi pastinya akan lebih menguntungkan bagi yang membutuhkan hunian lebih cepat. 



BIAYA TRANSAKSI AWAL KPR


Untuk rumah baru, banyak sekali yang memberikan keuntungan dari segi biaya awal bagi yang membeli melalui skema KPR dari bank yang bekerja sama. Karena terdapat promo subsidi DP dan subsidi biaya akad. Otomatis biaya yang dikeluarkan di awal oleh konsumen sangat minimal. Cukup hanya booking fee saja, sisanya tidak perlu membayar biaya lain. Dan selanjutnya bisa membayar cicilan langsung ke bank sesuai dengan harga rumah yang dibeli. Yang tentunya pasti sudah disesuaikan dengan kemampuan membayar setiap bulan dari konsumen yang bersangkutan.

Sedangkan untuk rumah second, pembelian melalui bank secara KPR tentunya ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan. Antara lain adalah bahwa konsumen perlu menyediakan dana di awal untuk membayar DP sebesar 10% - 20% dan biaya transaksi lain seperti balik nama, notaris, AJB, asuransi, dan lain - lain sekitar 11%. Jadi calon pembeli rumah bekas sebaiknya menyediakan biaya awal sekitar 21 - 31%. Perhitungan ini adalah minimal, jadi lebih banyak tentunya lebih aman.

KESIMPULAN


Membeli rumah pertama adalah sebuah keputusan yang mungkin akan merubah masa depan seseorang. Oleh karena itu perlu dipertimbangkan secara matang. Bagi konsumen yang membutuhkan rumah secara cepat untuk segera dihuni dan telah memiliki tabungan cukup untuk biaya awal, maka rumah bekas atau second bisa dijadikan pilihan.

Tetapi sebaliknya, apabila secara keuangan belum memiliki tabungan cukup untuk biaya transaksi awal seperti DP, biaya KPR, dan sebagainya, maka membeli rumah baru ( indent ) adalah pilihan yang sangat logis. Dalam bahasa keuangan, ini disebut sebagai "membeli waktu". Membayar secara cicilan melalui bank dengan nilai ringan dan terjangkau sambil menunggu rumahnya dibangun dan siap untuk dihuni. Daripada harus menunggu waktu yang lama untuk mencukupkan nilai tabungan baru membeli rumah yang pada saat itu harganya pun tentu sudah mengalami kenaikan.

Berita gembira untuk Anda yang sudah rajin menabung selama ini. Karena Anda memiliki keuntungan lebih dengan cara membayar DP KPR lebih besar supaya nilai cicilan per bulan menjadi lebih ringan. 





Perlu dicatat bahwa memilih rumah baru yang tepat perlu dibarengi dengan memilih developer yang baik. Anda tentu ingin supaya rumah yang Anda beli dengan susah payah ini akan dibangun dan diserahterimakan secara tepat waktu bukan? Jadi pilihlah developer yang memiliki track record baik. Sehingga Anda tidak mengalami resiko seperti developernya kabur, atau rumahnya tidak dibangun, dan resiko lainnya.

Bagi Anda para pencari rumah, kami sudah menyiapkan berbagai macam produk rumah terbaik yang sudah dirangkum secara apik di website kami : www.richway.pro. Anda bisa pilih berdasarkan lokasi yang paling cocok dan range harga sesuai kemampuan.

Team kami akan melayani Anda dengan senang hati untuk memberikan pemahaman tentang rumah yang akan Anda beli. Termasuk proses KPR yang akan dijalani. Dan tentunya kami berkomitmen untuk menemani sampai dengan Serah Terima.

Apabila ada yang ingin ditanyakan atau konsultasi tentang KPR, perhitungan, dan sebagainya bisa ditanyakan kepada kami melalui telepon atau whatsapp :

Richard
0813 8303 4837